
Halo Pembaca, Mari kita lanjutkan Pembahasan Bagaimana Mengubah Nasib. Pada Tulisan sebelumnya kita telah bahas bagaimana 2 mekanisme dalam otak bekerja. Mari kita lanjutkan.
Setelah Anda membangun pemicu dari tindakan, yang perlu dilakukan hanyalah mengulangi secara teratur, dan ideal setiap hari. Jika diteruskan, tindakan itu akan berubah dari rutinitas menjadi kebiasaan, dari jejak menjadi jalan raya. Jangan salah, squat masih membutuhkan energi untuk dilakukan, tapi keputusan untuk melakukannya akan berubah dari melakukan tugas menjadi bagian keseharian Anda. Meski sederhana, hal ini tidak mudah. Banyak hal yang ingin Anda ubah menjadi kebiasaan tidak menawarkan banyak kepuasan instan sebanyak menghabiskan waktu di InstaStory. Untuk membuat tindakan Anda lebih mudah untuk diulangi dan lebih berpeluang untuk dipicu oleh si balita, coba buat tindakan itu menyenangkan. Mungkin bukan dengan menghadiahi diri setelah melakukannya, tapi dengan membuat tindakan atau kebiasaan itu sendiri lebih menyenangkan. Seperti mendengarkan Lofi atau musik kesukaan Anda selagi berolahraga. Bisa juga menyicil mengisi formulir pajak Anda sambil menunggu Game Civilization Loading. Anda harus mencari tahu apa yang sesuai dengan diri Anda.
Secara Prinsip yah itu saja. Amat mudah, seperti kebanyakan hal yang bisa Anda lakukan untuk membuat hidup Anda lebih baik. Lamanya waktu bagi balita yang ada di dalam proses mental kita untuk mengambil alih dan menetapkan kebiasaan sangat beragam. Mekanisme ini tergantung pada kebiasaan yang ingin Anda biasakan, jenis kepribadian, tingkat stres Anda, dan lain-lain. Butuh antara 15 hingga 250 hari hingga kebiasaan baru dimulai secara otomatis oleh pemicunya. Anda tidak akan tahu waktu yang dibutuhkan untuk Anda. Memulai adalah bagian yang mudah. Terutama dalam 1-2 minggu pertama. Melanjutkannya setiap hari adalah bagian yang sulit. Namun, akan semakin mudah, apabila semakin Anda lanjutkan. Tidak ada senjata pamungkas untuk perubahan. Namun, segi ilmiah dari kebiasaan adalah pengingat bahwa hal itu mungkin, tak peduli seberapa tua atau muda diri kita. Meski pada akhirnya Anda hanya melakukan sedikit hal baik atau hal baru, itu masih sebuah keberhasilan. Menjadi sedikit lebih sehat atau berilmu jauh lebih baik daripada tidak sama sekali. Silahkan dirayakan. Perubahan kecil lebih baik daripada tidak mau berubah.
Perubahan adalah penunjuk, bukan tujuan akhir. Pada akhirnya, Penulis harap sekarang Anda tercerahkan dan termotivasi. Beberapa contoh yang sering tejadi dalam kehidupan penulis. Penulis selalu ingatkan pada mahasiswa penulis. Tidak perlu berpikir yang rumit-rumit, mulai saja dahulu jika ingin mengerjakan tugas kuliah. Penulis pernah jadi mahasiswa, cukup sering energi habis bukan karena mengerjakan tugas, tapi energi habis untuk mulai menulis.
Begitu juga dengan berwirausaha. Tidak perlu pintaar-pintar membuat perencanaan bisnis yang rumit-rumit. Mulailah dengan apa yang ada dan mulailah bertransaksi. Tidak apa untung tipis, selama terus bergulir, maka si bayi tadi akan secara rutin melihat peluang transaksi. Jika kita selalu ribet memikirkan kemungkinan yang ada, bisa pecah kepala si perencana yang bijak. Seperti kita tahu, kemungkinan hidup itu peluangnya tidak terhingga. Kita saja yang harus mulai melangkah menuju peluang yang tidak terhingga itu.
Nah apa bila Anda tetap tidak bisa memulai sesuatu yang baru, maka bisa juga disebabkan karena adanya bloking mental. Bisanya bloking ini bersifat emosional dan tidak rasional. Si balita ini tidak mau bekerja, sehingga yang harus bertugas si perencana bijak yang boros energi setiap saat. Agar keduanya berjalan seimbang, mengunjungi tenaga Kesehatan Mental bukanlah ide yang buruk. Terapis biasanya akan merangsang si Balita untuk Kembali aktif membantu si Perencana Bijak menghadapi hal-hal baru dan membentuk kebiasaan baru yang dapat bermanfaat bagi Anda


