
Halo, apa kabarnya Pembaca? Tulisan kali ini akan membahas efek olahraga pada otak, dan karena itu, banyak orang bertanya kepada saya tentang “runner’s high.” Apa itu, dan bagaimana mendapatkannya? Runner’s high adalah perasaan euforia yang menyertai orang setelah berlari. Namun, kabar baiknya adalah Anda tidak perlu menjadi pelari maraton untuk merasakannya. Setiap kali Anda bergerak, otak Anda merespons dengan melepaskan bahan kimia yang meningkatkan suasana hati, seperti dopamin, serotonin, noradrenalin, dan endorfin. Inilah yang saya sebut sebagai “mandi busa neurokimia yang luar biasa.” Efek ini hanya bersifat jangka pendek, tapi bagaimana dengan efek jangka panjangnya?
Berdasarkan penelitian, jika Anda memberi otak Anda “mandi busa” dari hormon-hormon ini secara teratur, selama seminggu, sebulan, atau bahkan bertahun-tahun, maka akan muncul “faktor pertumbuhan.” Faktor pertumbuhan ini langsung mempengaruhi dua area otak utama: hipokampus dan korteks prefrontal.
Hipokampus adalah struktur luar biasa dalam otak manusia, karena ia dapat menumbuhkan sel-sel otak baru bahkan di masa dewasa. Faktor pertumbuhan membantu hipokampus menghasilkan sel-sel baru yang berfungsi pada memori, sehingga meningkatkan daya ingat kita. Sedangkan korteks prefrontal adalah area penting yang mengatur kemampuan kita dalam mengalihkan dan memusatkan perhatian. Olahraga yang teratur menghasilkan perubahan langsung dan jangka panjang dalam otak, yang membuat kita lebih baik dalam berpikir, berfokus, dan mengingat.
Mungkin Anda berpikir bahwa olahraga hanya cocok untuk para pelari maraton atau atlet triatlon, tetapi ini tidak benar. Prinsip plastisitas otak menyatakan bahwa otak memiliki kemampuan luar biasa untuk mengubah atau memodifikasi rangkaian neuronnya. Jadi, bahkan jika Anda tidak terlalu aktif secara fisik selama hidup Anda, Anda dapat memulai untuk bergerak menuju otak yang lebih besar, lebih sehat, dan lebih bahagia.
Bagi Anda yang merasa sulit untuk memulai, saya merekomendasikan untuk memulainya dengan hal kecil yang Anda nikmati. Jika Anda tidak menyukai berlari, Anda tidak perlu memaksakan diri untuk melakukannya. Cobalah untuk berjalan kaki selama 10 menit setiap hari, karena itu sudah cukup untuk memberi manfaat langsung bagi suasana hati Anda dan mengurangi tingkat kecemasan dan depresi.
Tidak ada batasan untuk memulai berolahraga, dan Anda dapat menyesuaikan level kegiatan sesuai kenyamanan dan preferensi Anda. Jangan pernah berpikir bahwa Anda terlalu tua atau tidak berbakat untuk bergerak. Anda dapat melakukan hal-hal sederhana seperti mengubah sesi pembersihan mingguan menjadi sesi olahraga dengan menghidupkan musik dan bergerak dengan bersemangat.
Kini Anda telah mengetahui bahwa dengan memberi otak Anda “mandi busa neurokimia,” Anda dapat meningkatkan daya fokus dan memperbaiki suasana hati Anda. Jadi, kapan Anda akan mulai memberikan manfaat ini pada diri Anda sendiri?
Olahraga adalah kunci untuk mengoptimalkan kesehatan otak Anda, memperkuat hippocampus, dan meningkatkan kualitas hidup Anda. Jadilah fleksibel dalam berolahraga, dan ingatlah bahwa setiap langkah kecil menuju gaya hidup aktif akan membawa dampak besar bagi kesehatan otak dan kesejahteraan Anda. Mulailah sekarang, dan nikmati perjalanan menuju otak yang lebih cerdas, bahagia, dan sehat!
tulisan ini terinspirasi dari penelitian Wendy Suzuki






Tinggalkan Balasan